Dokumentasi
Panduan Wrap-to-MCP
Cara membungkus REST API menjadi server MCP, mengelola tool, dan menghubungkan client agent.
→Referensi APICoba setiap endpoint langsung dari browser.Pendahuluan
Wrap-to-MCP mengubah REST API menjadi Model Context Protocol (MCP) server tanpa perlu menulis kode tambahan. Anda cukup impor spesifikasi OpenAPI 3.x atau Swagger 2.0 dalam format JSON atau YAML, rapikan tool yang dihasilkan, lalu hubungkan klien MCP seperti Claude, Cursor, atau VS Code.
Semuanya disusun dalam workspace. Satu workspace bisa berisi beberapa server. Setiap server membungkus satu REST API dan mengubah endpoint-nya menjadi tool yang bisa Anda atur satu per satu. Ada juga endpoint MCP tingkat workspace yang menggabungkan semua server aktif dalam satu URL.
Impor sekali
Masukkan URL OpenAPI 3.x atau Swagger 2.0 dalam format JSON atau YAML, URL Swagger UI, atau unggah file JSON atau YAML. Tool dibuat otomatis.
Rapikan deskripsi
Model AI memilih tool berdasarkan deskripsinya. Editor bawaan membantu Anda menulis deskripsi yang lebih jelas.
Hubungkan cepat
Salin endpoint Streamable HTTP, tempel ke klien MCP Anda, lalu langsung pakai.
Mulai cepat
Empat langkah untuk mendapatkan endpoint MCP yang langsung bisa dipakai.
Buat akun
Buka /register lalu daftar dengan alamat email Anda.
Buat workspace
Setelah masuk, Anda akan melihat daftar workspace. Klik New workspace, lalu isi nama tampilan dan slug URL, misalnya my-team. Slug ini dipakai di semua endpoint MCP untuk workspace tersebut.
acme atau platform. Slug tidak bisa diubah setelah dibuat.Impor API
Di dalam workspace, klik Add server. Pilih prefix server, misalnya orders-api, masukkan base URL upstream service, lalu tempel URL OpenAPI 3.x atau Swagger 2.0 dalam format JSON atau YAML, URL Swagger UI, atau unggah file. Wrap-to-MCP akan membaca semua operation dan membuat satu tool untuk setiap endpoint.
Tinjau tool yang dihasilkan, lengkapi deskripsi yang masih kosong, lalu klik Save & activate.
Hubungkan klien MCP
Salin URL endpoint MCP dari halaman detail server. Anda bisa memilih tiga cakupan endpoint:
# Semua server di workspace
https://wrapmcp.my.id/mcp/{workspace}
# Satu server tertentu
https://wrapmcp.my.id/mcp/{workspace}/{prefix}
# Satu tool tertentu (juga menerima JSON mentah)
https://wrapmcp.my.id/mcp/{workspace}/{prefix}/{tool_name}Tempel URL tersebut ke konfigurasi klien MCP Anda. Lihat bagian Menghubungkan klien untuk contoh per klien.
Konsep inti
Workspace
Workspace adalah wadah utama. Workspace punya slug unik yang menjadi bagian dari setiap URL MCP di dalamnya. Workspace juga bisa dibagikan ke beberapa pengguna lewat sistem member.
- Satu owner dan beberapa member opsional
- Endpoint agregat di
/mcp/{workspace}mencakup semua server aktif - API key tingkat workspace berlaku untuk semua server dan tool di dalamnya
- Workspace bisa dinonaktifkan tanpa menghapus server yang ada
Server MCP
Server MCP membungkus satu REST API. Server punya prefix untuk URL endpoint dan target URL sebagai base URL upstream yang akan dipanggil.
- Prefix harus unik di dalam workspace, misalnya
payments - Target URL bisa diubah kapan saja tanpa mengubah endpoint MCP
- Server bisa diaktifkan atau dinonaktifkan satu per satu
- API key tingkat server menimpa key tingkat workspace untuk server itu
- Konfigurasi server disimpan di cache memori agar pembacaan lebih cepat
Tool
Tool mewakili satu operasi REST API. Tool punya nama MCP, metode HTTP, template path, deskripsi, dan JSON Schema untuk parameter input.
- Tool bisa diaktifkan atau dinonaktifkan tanpa restart
- Path parameter memakai format
{param} - Query parameter dan request body dibaca otomatis dari schema
- Deskripsi tool sangat berpengaruh pada cara model AI memilih tool
- API key per tool bisa dipakai untuk akses yang lebih ketat
API key
API key dipakai untuk mengautentikasi request ke endpoint MCP.
| Cakupan | Akses | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Workspace | Semua server dan tool di workspace | Satu key untuk satu proyek |
| Server | Semua tool di satu server | Satu integrasi per layanan |
| Tool | Satu tool tertentu | Akses minimum untuk satu operasi |
Buat key di tingkat workspace, server, atau tool, tergantung seberapa luas akses yang Anda butuhkan untuk klien tersebut.
Mengimpor API
OpenAPI / Swagger
Wrap-to-MCP mendukung spesifikasi OpenAPI 3.x dan Swagger 2.0 dalam format JSON maupun YAML.
- Tempel URL spesifikasi JSON atau YAML yang bisa diakses publik, atau URL Swagger UI
- Unggah file lokal
.json,.yaml, atau.yml
Parser akan melakukan beberapa hal secara otomatis:
- Membuat nama tool dari
operationId, atau fallback ke format path - Menggabungkan path parameter, query parameter, dan body field ke dalam satu JSON Schema
- Mendeteksi schema
$refagar lebih mudah diberi deskripsi - Menyalin
summaryataudescriptionyang sudah ada
Endpoint manual
Jika Anda belum punya spesifikasi OpenAPI atau Swagger, endpoint bisa dibuat manual dari halaman detail server.
- Nama tool yang unik, misalnya
get_order_by_id - Metode HTTP seperti
GET,POST, atauPATCH - Path template, misalnya
/orders/{id} - Deskripsi yang menjelaskan kapan tool ini dipakai
- Objek JSON Schema untuk
inputSchema
Menulis deskripsi tool
Deskripsi yang bagus membantu model memilih tool yang tepat. Ini bagian yang sering menentukan apakah integrasi terasa rapi atau malah membingungkan.
- Mulai dengan kata kerja, misalnya "Mengambil daftar order..."
- Jelaskan kapan tool dipakai, bukan hanya apa yang dilakukan
- Sebutkan parameter penting jika memang memengaruhi hasil
- Jaga tetap singkat agar daftar tool tetap mudah dibaca model
- Hindari detail implementasi internal yang tidak membantu pengguna tool
Referensi endpoint MCP
Struktur URL
Ada tiga bentuk endpoint, semuanya memakai transport MCP Streamable HTTP. Endpoint satu tool juga menerima body JSON biasa jika Anda tidak ingin membungkusnya dalam JSON-RPC.
Agregat workspace
POST /mcp/{workspace}Menggabungkan semua server aktif dalam satu workspace. Nama tool otomatis diberi prefix agar tidak bentrok.
Satu server
POST /mcp/{workspace}/{prefix}Membatasi klien ke satu server tertentu.
Satu tool
POST /mcp/{workspace}/{prefix}/{tool_name}Memanggil satu tool tertentu. Cocok untuk integrasi yang sangat spesifik.
orders-api__get_order.Metode JSON-RPC
Semua endpoint mendukung JSON-RPC 2.0.
// Request
{
"jsonrpc": "2.0",
"id": 1,
"method": "initialize",
"params": { ... }
}
// Response
{
"jsonrpc": "2.0",
"id": 1,
"result": {
"protocolVersion": "2024-11-05",
"capabilities": { "tools": {} },
"serverInfo": { "name": "wrap-to-mcp", "version": "..." }
}
}{ "jsonrpc": "2.0", "id": 2, "method": "tools/list" }{
"jsonrpc": "2.0",
"id": 3,
"method": "tools/call",
"params": {
"name": "get_order",
"arguments": { "id": "ord_123" }
}
}Autentikasi
Endpoint MCP menerima API key lewat salah satu header berikut:
X-API-Key: wtm_your_key_here
# atau
Authorization: Bearer wtm_your_key_hereResolusi key mengikuti urutan cakupan: key tingkat tool lebih dulu, lalu server, lalu workspace. Jika tidak ada key sama sekali, endpoint tersebut bersifat publik.
Menghubungkan klien
Hampir semua klien MCP butuh tiga hal yang sama: URL endpoint, transport HTTP, dan header API key. Mulailah dari endpoint server saat pengujian. Jika sudah rapi, pindah ke endpoint workspace bila Anda ingin satu klien mengakses beberapa API.
Claude Desktop
Tambahkan entri server ke file konfigurasi Claude Desktop. Di macOS, biasanya ada di ~/Library/Application Support/Claude/claude_desktop_config.json. Di Windows, buka editor konfigurasi Claude Desktop lalu tempel JSON yang sama.
{
"mcpServers": {
"wrap-to-mcp": {
"command": "npx",
"args": [
"-y",
"@modelcontextprotocol/http-client",
"https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server"
],
"env": {
"MCP_API_KEY": "wtm_your_key_here"
}
}
}
}Visual Studio Code
Buat atau ubah file .vscode/mcp.json di workspace proyek Anda, lalu daftarkan Wrap-to-MCP sebagai server HTTP.
{
"servers": {
"wrap-to-mcp": {
"type": "http",
"url": "https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server",
"headers": {
"X-API-Key": "wtm_your_key_here"
}
}
}
}Cursor
Di Cursor, buka Settings → Features → MCP, lalu tambahkan server baru dengan transport http.
{
"mcpServers": {
"wrap-to-mcp": {
"transport": "http",
"url": "https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server",
"headers": {
"X-API-Key": "wtm_your_key_here"
}
}
}
}Claude Code CLI
Tambahkan server MCP jarak jauh dari terminal, lalu restart Claude Code.
claude mcp add --transport http wrap-to-mcp https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server --header "X-API-Key: wtm_your_key_here"OpenCode CLI
OpenCode menyediakan alur interaktif untuk menambahkan server MCP. Jalankan perintah berikut, pilih remote HTTP server, lalu masukkan endpoint dan header API key Anda.
opencode mcp addOpenClaw
Konfigurasi OpenClaw bergantung pada gateway atau bridge MCP yang Anda pakai. Jika deployment Anda mendukung remote MCP connector, arahkan connector itu ke endpoint Wrap-to-MCP dan kirim API key lewat header X-API-Key.
{
"type": "http",
"url": "https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server",
"headers": {
"X-API-Key": "wtm_your_key_here"
}
}n8n
Di n8n, tambahkan remote MCP server ke workflow AI atau konfigurasi agent, lalu gunakan URL Wrap-to-MCP beserta header API key.
{
"name": "wrap-to-mcp",
"transport": "http",
"url": "https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server",
"headers": {
"X-API-Key": "wtm_your_key_here"
}
}Kustom / SDK
Klien HTTP apa pun yang bisa mengirim POST JSON-RPC 2.0 bisa dipakai.
import { Client } from "@modelcontextprotocol/sdk/client/index.js"
import { StreamableHttpClientTransport } from "@modelcontextprotocol/sdk/client/streamableHttp.js"
const transport = new StreamableHttpClientTransport(
new URL("https://wrapmcp.my.id/mcp/my-workspace/my-server"),
{
requestInit: {
headers: { "X-API-Key": "wtm_your_key_here" },
},
},
)
const client = new Client({ name: "my-client", version: "1.0.0" })
await client.connect(transport)Mengelola tool
Aktifkan / nonaktifkan
Setiap tool di halaman detail server punya toggle. Tool yang dinonaktifkan tidak akan muncul di tools/list dan tidak bisa dipanggil.
Ubah definisi
Klik nama tool untuk membuka panel edit. Anda bisa mengubah beberapa hal berikut:
- Deskripsi tool
- Metode HTTP
- Path template
- Input schema untuk parameter
Test harness
Tombol Test membuka panel eksekusi di browser. Isi argumen dalam format JSON lalu jalankan.
- Status HTTP dari upstream API
- Response body penuh
- Error validasi schema jika argumen tidak valid
- Status sukses atau error dari panggilan tool
Akses dan keamanan
Wrap-to-MCP memisahkan akses ke console dan akses ke endpoint. Login menentukan siapa yang bisa mengelola workspace. API key menentukan klien mana yang bisa memanggil tool MCP.
Akses workspace
Setiap workspace punya satu owner dan bisa memiliki beberapa member. Owner mengatur undangan, membership, server, tool, dan API key di dalam workspace.
- Owner bisa mengundang atau menghapus member
- Member hanya mendapat akses ke workspace yang diundang
- Akses ke satu workspace tidak otomatis membuka workspace lain
Cakupan API key
API key dibuat dari tab API Keys pada halaman workspace, server, atau tool. Pilih cakupan paling sempit yang masih sesuai dengan kebutuhan klien Anda.
Urutan resolusi key saat request masuk:
- Key tingkat tool
- Key tingkat server
- Key tingkat workspace
- Jika tidak ada key sama sekali, endpoint menjadi publik
Tim dan member
Workspace bisa dipakai bersama. Owner mengelola akses dari tab Members lewat sistem undangan berbasis token.
Link undangan
Undangan dibuat dengan memasukkan email calon member. Sistem lalu membuat token dan link yang bisa dibagikan.
https://wrapmcp.my.id/invite/{token}- Setiap link undangan berlaku selama 7 hari
- Satu email hanya bisa punya satu undangan aktif per workspace
- Halaman undangan bisa dibuka tanpa login dan menampilkan detail undangan
- Penerima undangan harus login dengan email yang sama untuk menerima akses
- Undangan yang masih pending bisa dicabut kapan saja
Mengelola member
Setelah undangan diterima, member akan muncul di daftar anggota workspace.
- Cari member berdasarkan email
- Filter berdasarkan status aktif atau tidak aktif
- Nonaktifkan member sementara tanpa menghapusnya
- Hapus member jika memang tidak lagi membutuhkan akses
Siap mulai?
Hubungkan API pertama Anda
Buat akun, impor spesifikasi API Anda, lalu langsung dapatkan endpoint MCP yang bisa dipakai.